.pUiSi Cint4,

Meski sejenak bertemu, aku bahagia bisa kembali melihatmu
Di batas-batas kerinduan dan kehampaan tak terasa airmata menetes di pipiku

Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa masih ada
Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan terganti

Sekeras apapun kumencoba, selemah apapun daya tuk mengingatnya
Hati miliki pilihannya sendiri yang tak bisa diatur oleh akal

Kukira aku sudah berhenti berharap di sekian waktu yang lalu
Kukira aku tak punya lagi hasrat untuk bertemu
Kukira… aku takkan lagi melihatmu seindah seperti dulu
Hingga kemarin aku tahu bahwa segalanya tak ada yang berubah
Hanya setumpuk perkiraanku saja yang salah

d'b4gindaZ_Q menUnggU.

Sungguh aku cinta kamu
Disini aku menunggumu
Termenung memikirkan kamu
Terbayang selalu wajahmu

*
Tak akan lelah ku memujamu
Bagi hatiku kaulah hidupku

**
Sampai kapankah harus kunanti
Datangnya cinta tulus darimu
Dengarkan rintihan dihatiku
Bertahan mengharapkan cintamu

Ku menunggu..

Sungguh aku sayang kamu
Disini aku menantimu
Setiap waktu aku rindu
Selalu ingin bertemu kamu

Kembali ke * **

Ku menunggu..
Ku menunggu..

Kembali ke *, ** 2x

Ku menunggu..
Ku menunggu..
Ku menunggu..

title="I Luph D'Bagindaz>

D’Bagindas – Suka Sama Kamu
Feb 22nd, 2010

Hatiku berkata ingin katakan cinta
Namun aku malu untuk mengawalinya

*
Jantungku berdebar saat kau menatapku
Jadi salah tingkah bicara sama kamu

**
Bibir ku terbungkam melihat senyummu
Aku tak kuasa saat di depanmu

***
Sebenarnya aku ingin mengungkapkan rasa
Tapi mengapa aku selalu tak bisa
Bagaimana caranya agar dirimu bisa tahu
Kalau aku suka,suka,suka,suka sama kamu

Kembali ke * ** ***

Kembali ke *** 3x












Puisi Cinta


Facebook

Yahoo

Websete Siboy
Angin Cinta
Q tak ingin menjadi mataharimu
yg hanya hadir kala pagimu saja
tak pula menjadi rembulanmu
yg hanya hadir hanya dimalammu saja

namun izinkanlah aku
menjadi angin cintamu
yang kan slalu hadir
stiap saat yg kan kau lewati

dan kan slalu sejukkanmu
dengan mmbawa kedamaian dihatimu
tanpa mmbawa butiran” debu
yg kan kotori indahnya dirimu

Tak Pernah Berlalu

Mungkin aku memang lemah
Mungkin aku tak pernah punyai lelah
Saat ku terdiam menangisi pergimu
Terus ku terpaku oleh harapan semu

Sepertinya… t’lah cukup banyak kutulis
T’lah cukup dalam hati ini kuiris
Agar bisa kucoba lagi cinta dari mula
Dengan ia yang mampu merasakannya

Namun cinta untukmu terus bertahan
Di sekeping sisa hati ini pun cinta untukmu kurasakan
Kerinduan hadirmu tak pernah bisa hilang
Oh Tuhan… bagaimana semua ini harus kuartikan ?

KAU YANG DISANA

Apa kabar sayangku
Kau yang nun jauh di mata
Kau yang tak pernah aku lihat lagi
Senyumu... Tawa dan aroma tubuhmu
Tak kan pernah hilang di hatiku
Takkan pernah kubiarkan cinta mu tenggelam
Hanya karna jarak yang membuat kita tak bersama lagi

Ingin ku rajut kembali asrama sperti yang dulu
Disaat kita selalu mengungkapkan isi hati kita
Disaat kita berbagi suka duka


Andai saja ku bisa mengubah takdir ini
Takkan ku biarkan kau pergi jauh dari ku
Takkan ku biarkan kau menghilang dari pandanganku
Ku ingin kau kembali di sisiku....

Semoga cinta kita takkan pernah pudar
Seiring berjalannya waktu
Semoga Kau dan aku tetap menjadi satu
Walai cobaan ini terasa berat....

Biarkan cinta kita tetap menyatu
Meskipun kita tak bisa mengungkap isi hati
Biarkan Jarak menjadi penghalang mata kita...
Tetapi Hati kita takkan pernah berpisah....

sampah organik

Sampah Organik sebagai Bahan Baku Biogas
Ditulis oleh Beni Hermawan pada 26-08-2007

Jika kita berjalan-jalan ke pasar tradisional, pastilah akan kita jumpai sampah sayur-sayuran dan buah-buahan yang berton-ton jumlahnya. Sebagaimana sampah-sampah organik lainnya seperti kotoran ternak, ampas tebu, dan lain-lain, umumnya sampah organik tersebut tidak banyak dimanfaatkan, tetapi dibiarkan menumpuk dan membusuk, sehingga dapat menggangu pemandangan dan mencemari lingkungan. Salah satu cara penanggulangan sampah organik yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia adalah dengan menerapkan teknologi anerobik untuk menghasilkan biogas.

Secara ilmiah, biogas yang dihasilkan dari sampah organik adalah gas yang mudah terbakar (flammable). Gas ini dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri anaerob (bakteri yang hidup dalam kondisi tanpa udara). Umumnya, semua jenis bahan organik bisa diproses untuk menghasilkan biogas. Tetapi hanya bahan organik homogen, baik padat maupun cair yang cocok untuk sistem biogas sederhana. Bila sampah-sampah organik tersebut membusuk, akan dihasilkan gas metana (CH4) dan karbondioksida (CO2). Tapi, hanya CH4 yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Umumnya kandungan metana dalam reaktor sampah organik berbeda-beda. Zhang et al. 1997 dalam penelitiannya, menghasilkan metana sebesar 50-80% dan karbondioksida 20-50%. Sedangkan Hansen (2001) , dalam reaktor biogasnya mengandung sekitar 60-70% metana, 30-40% karbon dioksida, dan gas-gas lain, meliputi amonia, hidrogen sulfida, merkaptan (tio alkohol) dan gas lainnya. Tetapi secara umum rentang komposisi biogas adalah sebagai

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme